Wisata

Pantai Putra Deli: Wisata Di Deliserdang

Pantai Putra Deli: Wisata Di Deliserdang

Greenbasilrestaurant – Pantai Putra Deli Serdang menjadi favorit warga Medan. Sebelumnya, kawasan ini merupakan kawasan rawa dengan pepohonan bakau yang tumbuh sangat subur. Saat musim berlayar, para nelayan setempat kerap bermalam di kawasan hutan mangrove ini. Pelan-pelan, para nelayan untuk sementara menetap di kawasan hutan mangrove.

Segera setelah itu, banyak imigran datang untuk tinggal bersama para nelayan dan keluarga mereka. Hanya butuh waktu beberapa tahun, kawasan hunian sementara ini kemudian menjadi kawasan hunian permanen dengan luas yang semakin meluas.

Karena pemandangannya yang menakjubkan dan kawasan ini memiliki pasir putih yang indah, masyarakat sekitar akhirnya menjadikan kawasan ini sebagai objek wisata pada tahun 2006.

Selain itu, terdapat hutan mangrove di sekitar pantai. Hal ini menambah potensi wisata daerah ini. Berbicara tentang mangrove yang tumbuh di pantai, ia mengenang keindahan pantai mangrove Medan yang kini juga masuk dalam daftar destinasi wisata bahari tersukses di Sumut.

Bagaimana dengan asal usul nama objek wisata tepi laut ini? Nama Putra Deli di sini erat kaitannya dengan nama sekelompok nelayan yang sering melewati pulau ini. Ada pendapat bahwa putra Deli Serdang adalah nelayan yang sangat terampil. Mereka sering menjelajahi wilayah laut untuk berburu ikan. Salah satu kawasan pulau yang mereka singgahi adalah pulau ini.

Selain hutan mangrove, pantai di kawasan Deli Land masih memiliki kekayaan alam yang patut Anda nikmati sebagai tempat wisata di Medan. Berikut daftar objek wisatanya.

1. Pemandangan pantai pasir putih

Sama seperti Pantai Mutiara di Medan dan pantai-pantai provinsi Sumatera Utara pada umumnya, wisata bahari ini juga diganjar dengan pasir putih yang indah, bersih dan alami. Butiran pasirnya sangat kecil sehingga terasa lebih halus saat disentuh tanpa alas kaki.

Pasirnya akan terasa hangat saat terkena sinar matahari pagi, menambah rasa nyaman di kaki Anda, seolah-olah kaki Anda mendapat perlakuan khusus dari alam. Dengan demikian warna pasir putihnya sangat serasi dengan warna air lautnya.Saat hari cerah, langit biru dan awan putih seakan menaungi keindahan alam pantai di bawahnya.

Anak-anak dapat bermain dengan bebas di pasir. Wisatawan dewasa juga bisa bermain pasir jika mau. Atau Anda bisa melakukan aktivitas outdoor yang biasa dilakukan di pantai. Misalnya, voli pantai, berjemur atau hanya bersantai di pasir sambil menikmati pemandangan pantai yang indah.

2. Keindahan alam pantai

Anda tidak perlu lagi meragukan keindahan pantai ini. Pemandangannya luar biasa dan lingkungannya selalu sangat indah. Tak heran jika turis asing pun datang ke objek wisata ini. Di tengah kebisingan pesawat yang lewat, deru mesin perahu motor terkadang juga terdengar.

Suara burung camar atau burung bangau yang bergoyang dan memancing menambah kesempurnaan liburan Anda di pantai ini. Air laut di pantai ini sangat dinamis mengingat letaknya yang dekat dengan hutan mangrove. Di pagi hari, air laut akan surut.

Seiring berjalannya hari, ombak perlahan memecah kesunyian. Jangan lupa untuk berfoto dengan deburan ombak dan indahnya alam di sekitar pantai. Meski air pantai ini agak keruh dan tidak biru seperti pantai wilayah Sumatera Barat, fotonya tidak kalah menarik. Anda bisa duduk santai di tepi pantai sambil menikmati kuliner Medan yang terkenal.

3. Panorama hutan mangrove

Pengalaman langka selain bisa melihat pesawat di pinggir pantai adalah bisa melihat pemandangan hutan mangrove. Tidak semua pantai memiliki pemandangan hutan mangrove Sumatera Utara. Oleh karena itu, Anda tidak boleh melewatkan pemandangan hutan mangrove di wisata pantai ini.

Keindahan akar tanaman mangrove yang mencuat ke permukaan akan menjadi pemandangan tersendiri. Apalagi saat Anda bersama si kecil. Mereka akan penasaran untuk menemukan tontonan unik ini.

Hutan bakau di tepi pantai adalah anugerah keindahan alam yang indah. Apalagi saat Anda menyusuri pantai dengan perahu yang siap berbagi perairan di antara hutan bakau.

4. Aneka Kuliner Lezat

Meskipun biasanya hanya ada satu atau dua penjual makanan di sebuah resor pantai, berbeda dengan pantai ini. Tempat wisata ini didukung oleh Medan Dining Hall yang lagi-lagi hits dengan menawarkan menu kuliner unggulan.

Di sepanjang pantai dari pintu masuk, Anda akan menemukan banyak warung makan yang menawarkan berbagai hidangan lezat dan gourmet. Pastinya kamu bisa singgah untuk mengisi perut yang kosong setelah lelah bermain di pantai.

5. Penampakan pesawat langka

Keistimewaan pantai ini adalah Anda bisa menyaksikan tontonan yang tidak biasa di mana banyak pesawat terbang di atas objek wisata ini. Pesawat-pesawat yang lewat tampak terbang rendah seolah-olah hendak mendarat di pantai berpasir.

Hal ini terjadi karena lokasi pantai tidak jauh dari landasan pacu KNIA (Bandara Internasional Kuala Anamu). Pesawat yang terbang di ketinggian rendah itu hendak lepas landas di area bandara.

Kondisi ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pantai. Apalagi jika Anda memiliki anak yang masih kecil. Selain menjadi pengalaman yang jarang dimiliki si kecil, Anda juga bisa mengedukasi si kecil tentang moda perjalanan udara ini.

Referensi:

Wisata Jakarta

Makanan Khas Jawa Yang Paling Enak

Makanan Khas Jawa Yang Paling Enak

Greenbasilrestaurant – Terdiri dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, pulau Jawa memiliki kekayaan tradisi kuliner legendaris dari nenek moyangnya. Beberapa di antaranya ada dalam daftar makanan khas Jawa yang melegenda di halaman ini.

1. Pecel

Kalau di luar negeri ada rujak, maka di Jawa ada pecel. Pecel merupakan makanan khas Jawa yang sangat legendaris dan bisa ditemukan dimana saja di pulau Jawa.

Sebagai salah satu makanan khas Jawa yang paling terkenal, pecel benar-benar melegenda dan masih bertahan hingga saat ini. Bahan utamanya adalah aneka lalapan yang sudah mengalami proses perebusan.

Pertama, rebus berbagai jenis sayuran sesuai selera Anda, seperti wortel, kol, dan bayam. Kedua, buat sambal kacang dengan bahan dasar seperti kacang tanah, garam, penyedap rasa, cabai rawit, dan gula merah.

Ketiga, tuangkan saus kacang ini ke atas sayuran segar yang Anda rebus sebelumnya. Anda bisa menambahkan topping pada makanan khas Jawa ini berupa bawang goreng, potongan tahu, kerupuk, dan telur rebus.

2. Gudeg

Menjelajahi tempat wisata Jogja dan Solo tidak lengkap rasanya tanpa mencoba kuliner khasnya yaitu gudeg. Tampaknya tidak bisa dipisahkan dari sejarah dua keraton Solo dan Yogyakarta.

Gudeg adalah salah satu dari sekian banyak makanan khas Jawa yang legendaris. Proses pembuatannya tetap tradisional dari dulu hingga sekarang. Rasanya juga tidak berbeda karena resepnya sama dari generasi ke generasi.

Bahan utama gudeg adalah nangka muda, santan, dan gula merah. Inilah yang menyebabkan sayuran nangka berubah warna menjadi coklat. Proses memasak bisa memakan waktu hingga beberapa jam.

Sebagai isian, penjual biasanya menambahkan sayur krecek, tahu bacem, telur bacem, ayam kampung, dan santan kental. Tambahkan lauk pauk berupa nasi putih atau lontong.

3. Rawon

Sedangkan untuk Jawa Timur, ada makanan khas Jawa Timur yang sangat terkenal yaitu rawon. Hidangan istimewa ini ditandai dengan saus hitamnya. Warna hitamnya sendiri berasal dari kluwek.

Bahan utamanya sendiri adalah daging sapi. Potong daging menjadi potongan-potongan kecil dan rebus sampai daging empuk. Kemudian campurkan daging dengan bumbu rawon spesial.

Untuk isiannya, Anda bisa menambahkan tauge, seledri atau daun kemangi dan telur asin. Tambahkan juga kerupuk dan sambal untuk topping. Rawon paling enak disantap dengan nasi putih yang pulen.

Anda bisa menikmati makanan mentah di pagi hari sebagai menu sarapan dan minum teh hangat. Tapi, rawon juga enak untuk menu makan siang atau makan malam. Anda dapat menyajikan Rawon kapan saja.

4. Tongseng

Kalau di Jawa Timur ada rawon, maka di Jawa Tengah ada tongseng. Tongseng merupakan salah satu makanan khas Jawa yang masih eksis hingga saat ini. Padahal, makanan ini tidak pernah sepi pecinta.

Jika Anda menggunakan jasa sewa bus wisata untuk menjelajah Jawa Tengah, pastikan rombongan bus berhenti untuk menikmati sajian ini. Rasanya enak banget dan cocok untuk bahasa Indonesia.

Bahan dasar tongseng adalah daging, terutama daging yang masih menempel pada tulang. Tulang belakang dan iga disukai banyak orang sebagai bahan utama tongseng. Sebagai bahan tambahan ada kol, tomat dan kecap. Sedangkan pedasnya cabai Anda campurkan saat membuat bumbu tongseng, termasuk merica. Tapi, Anda juga bisa menambahkan saus sambal.

Sumber:

Eviwisata.com