Penyebab Retina Mata Rusak Yang Sering Diabaikan

Penyebab Retina Mata Rusak Yang Sering Diabaikan

Greenbasilrestaurant – Mata adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia. Jika tidak dirawat dengan baik, mata dapat terkena berbagai jenis penyakit, seperti degenerasi makula, lubang makula, retinitis pigmentosa, ablasi retina, robekan retina, dan membran epiretina.

Salah satu penyakit mata yang paling umum adalah kerusakan retina. Retina adalah lapisan tipis di bagian belakang mata dan mengandung jutaan sel peka cahaya. Retina juga merupakan sel saraf yang menerima dan mengatur informasi visual di otak melalui saraf optik.

Jika retina seseorang rusak, gejalanya adalah penglihatan kabur, seperti bintik-bintik mengambang atau sarang laba-laba yang menghalangi penglihatan. Ada beberapa hal yang menyebabkan kerusakan pada retina, yaitu:

1. Retinopati diabetik

Retinopati diabetik merupakan salah satu penyebab kerusakan retina mata. Retinopati diabetik merupakan komplikasi diabetes melitus yang merusak pembuluh darah di retina. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan retina atau pecahnya kapiler darah yang tidak normal, sehingga mengakibatkan penglihatan kabur atau terganggu.

2. Degenerasi Makula

Penyebab kerusakan retina mata adalah degenerasi makula. Degenerasi makula adalah kerusakan pada pusat retina yang membuat penglihatan menjadi kabur atau tidak dapat diakses oleh penglihatan. Degenerasi makula terbagi menjadi dua, yaitu kering dan basah. Gejala awal biasanya mulai kering dan berkembang menjadi basah di satu atau kedua mata.

3. Retinitis pigmentosa

Salah satu penyebab lain kerusakan retina mata adalah retinitis pigmentosa. Retinitis pigmentosa adalah penyakit degeneratif yang menyerang retina. Perubahan respons retina terhadap cahaya menyebabkan kemampuan pasien untuk melihat menurun seiring waktu. Namun, penyakit ini tidak menyebabkan kebutaan.

4. Robekan retina

Air mata retina adalah penyebab kerusakan pada retina mata. Ini terjadi ketika vitreous, yang merupakan jaringan seperti gel di dalam bola mata, berkontraksi, sehingga lapisan di belakang bola mata tertarik. Daerah ini merupakan tempat retina berada, sehingga dapat ditarik dan robek jika tarikannya cukup besar.

5. Membran epirenal

Selaput eprentinalis merupakan salah satu penyebab kerusakan retina mata pada seseorang. Penyakit ini berupa jaringan parut yang tipis, tampak seperti selaput tipis transparan yang berkerut dan menempel pada retina. Hal ini menyebabkan tarikan pada retina yang membuat penglihatan menjadi kabur.

6. Ablasi retina

Kondisi tersebut juga menjadi salah satu penyebab rusaknya retina mata. Ablasi retina terjadi ketika cairan bocor masuk melalui robekan retina dan memaksa retina untuk terpisah dari jaringan pendukungnya. Kondisi ini terlihat dengan adanya cairan di bawah retina.

Perawatan retina yang rusak

Perawatan ketika retina rusak adalah operasi. Berikut beberapa cara merawat retina mata yang rusak:

  • Suntikan obat mata, biasanya ke dalam vitreous atau gel bening ke dalam mata. Ini digunakan untuk mengobati degenerasi makula basah, retinopati diabetik, dan pembuluh darah yang pecah di mata.
  • Cyropexy, pembekuan dinding luar mata sebagai cara untuk mengobati robekan pada retina mata. Tujuannya adalah untuk menghentikan kerusakan akibat cedera dan mengembalikan retina agar tidak bergerak dari dinding bola mata.
  • Virektomi, operasi penggantian gel vitreous dengan menyuntikkan gas, udara, atau cairan ke dalam mata. Tujuannya adalah untuk mengobati ablasi retina, lubang makula, trauma atau infeksi mata.
  • Operasi laser, untuk memperbaiki robekan atau lubang pada retina. Selain memperbaiki robekan retina, pemanasan laser pada bagian mata yang robek juga menyebabkan terbentuknya jaringan parut, yang dapat mengikat retina ke jaringan pendukungnya. Jika operasi terburu-buru saat mata mengalami robekan retina, risiko ablasi retina berkurang.
  • Scleral Buckling, perbaikan permukaan mata dalam upaya mengatasi pemisahan retina. Ini dilakukan dengan menambahkan silikon ke permukaan luar mata dan dapat dilakukan bersamaan dengan operasi lain.

Berikut rangkuman penyebab kerusakan retina mata yang tidak sedikit. Jika Anda memiliki masalah mata, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.

Referensi:

Kacamata Ionspec